07/08/2012 03:42Setelah begitu jauh kau labuhkan kalimatmu
Yang dapat membuat orang iba, kasihan, marah dan acuh
Seperti sebagian memperdulikan dan merendahkanmu pada bagian yang lain
Dan sepertinya kalimat perkalimat harus dibenarkan
Meski aku tak butuh pemebenaran dan pembelaan
Dan kini aku membenarkanmu saja
karena kini aku adalah terdakwa dan tak kau beri pembela
Ya.... untukmu sajalah kebenaran itu
Hari ini dan esok lalu selanjutnya
Hening adalah lebih baik tanpa berkata-kata
karena selain itu adalah menambah keterkutukan dimatamu
Seperti juga terkutuknya kau dalam kata-katamu
Karena kau telah melebihi Tuhan yang menghakimi dengan rajutan kalimatmu
yang kau sematkan pada setiap bait do'a-do'a kutukanmu itu
Hari ini dan Esok Lalu Selanjutnya
Kau tak pernah lagi mendengar ceritaku
Pesan-pesan kebaikan tak lagi elok di sanubarimu
Apalagi kabar buruk adalah kabar paling baik bagimu
dan kau telah mendustai hati kecilmu sendiri
Seburuk apakah yang kau benci... dan
Sebaik apakah yang kau cintai itu?
Kau telah tebarkan kabar yang tak semestinya
Dan kau alirkan dia padaku
Aku menerimanya dalam keheningan ini
Sepedih apapun.. sesakit apapun
Duka tetaplah luka
Dan luka tetaplah jadi duka
Kau mencari Tabib pun ke ujung timur dan barat
Hanya akan menambah dalam perih dan letihmu
Karena Obat itu ada pada hatimu sendiri
Yang dapat membuat orang iba, kasihan, marah dan acuh
Seperti sebagian memperdulikan dan merendahkanmu pada bagian yang lain
Dan sepertinya kalimat perkalimat harus dibenarkan
Meski aku tak butuh pemebenaran dan pembelaan
Dan kini aku membenarkanmu saja
karena kini aku adalah terdakwa dan tak kau beri pembela
Ya.... untukmu sajalah kebenaran itu
Hari ini dan esok lalu selanjutnya
Hening adalah lebih baik tanpa berkata-kata
karena selain itu adalah menambah keterkutukan dimatamu
Seperti juga terkutuknya kau dalam kata-katamu
Karena kau telah melebihi Tuhan yang menghakimi dengan rajutan kalimatmu
yang kau sematkan pada setiap bait do'a-do'a kutukanmu itu
Hari ini dan Esok Lalu Selanjutnya
Kau tak pernah lagi mendengar ceritaku
Pesan-pesan kebaikan tak lagi elok di sanubarimu
Apalagi kabar buruk adalah kabar paling baik bagimu
dan kau telah mendustai hati kecilmu sendiri
Seburuk apakah yang kau benci... dan
Sebaik apakah yang kau cintai itu?
Kau telah tebarkan kabar yang tak semestinya
Dan kau alirkan dia padaku
Aku menerimanya dalam keheningan ini
Sepedih apapun.. sesakit apapun
Duka tetaplah luka
Dan luka tetaplah jadi duka
Kau mencari Tabib pun ke ujung timur dan barat
Hanya akan menambah dalam perih dan letihmu
Karena Obat itu ada pada hatimu sendiri
0 komentar:
Posting Komentar