Pages

Banner 468 x 60px

 

Senin, 08 Oktober 2012

Si Penjual Air

0 komentar

Seseorang mendatangi rasulullah, dan mengadukan perihal mimpinya kepada Rasulullah.
Dia mengabarkan bahwa 3 hari berturut-turut bermimpi akan dicabut nyawanya, hari pertama 2 orang berjubah, yang satu berjubah putih dan yang satu lagi mengenakan jubah hitam, namu dia lebih dekat dengan yang berjubah hitam, dan mengikuti kemanapun dia pergi. Lalu ia berkata pada yang berjubah hitam itu, "mengapa kau selalu mengikutiku??" tiba-tiba dia terbangun
Pada hari kedua, dia bermimpi yang sama, namun dia tidak lagi dekat dengan orang yang berjubah hitam, tapi sudah lebih dekat dengan orang yang berjubah putih, hatinya lebih tenang dan gembira. Lalu ia terbangun
pada hari ketiga, dia berimpi, tapi tidak lagi ada yang berjubah hitam, hanya tinggal yang berjubah putih, dan hatinya lebih tenang dan tentram bersama orang yang berjubah putih itu, lalu dia terbangun.
Mimpi itu ditanyakan kepada Rasulullah, Rasulullah mengabarkan bahwa yang datang pada nya adalah gambaran keadaan amalnya, dulu dia lebih dekat dengan amalan buruk, yang digambarkan dalam mimpi itu sebagai seorang yang berjubah hitam, lalu dia lebih dekat dengan amalan yang baik, dan terakhir, amal baiknya banyak, dan amalan buruknya pun hilang.
Rasulullah balik bertanya, apa sebenarnya amalanmu? sehingga kau mendapatkan kebaikan yang begitu banyak ?
"TIdak ada ya Rasulullah, aku sama halnya dengan yang lain, cuma sholat 5 waktu, puasa sunnah juga tidak, tahajjud juga tidak, yang lain biasa-biasa saja, kok, saya hanya seorang tukang penjual air keliling"
Hmmm.....
Cuma...... ada satu hal kebiasaan saya, saya sering memberi air gratis kepada orang-orang yang membutuhkan dan tidak mampu membeli, atau para musafir,  kalo mereka meminta, saya beri dengan ikhlas dan senang hati. Lalu saya berniat.... jika usahaku ini maju, aku akan buatkan tong air di jalan, agar orang-orang yang lewat jika merasa dahaga bisa minum gratis.
Allah memberikannya rezeki, dan dia melaksanakan niatnya tersebut, dan bukan hanya 1 atau 2 tong air yang bisa dia buat di jalanan, tapi ada beberapa tong air  yang dibuatnya, dan selalu diisinya agar orang yang lewat bisa minum dari tong tersebut......
Subhanallah.........
Apakah kita selalu berfikir membisniskan setiap peluang? dan apakah semuanya di ukur dengan uang??

Read more: http://akhyar.webnode.com/news/si-penjual-air/
Create your own website for free: http://www.webnode.com

0 komentar:

Posting Komentar