Pages

Banner 468 x 60px

 

Senin, 31 Desember 2012

AULADI

0 komentar
Siapakah yang tak teringat
perjalanan kisah yang lantun dan dengung
Saat langit berderai dengan beribu cahaya
Saat sirine mendengung dan meraung
diatas langit gemeralapan cahaya api berhamburan
Ketika riak riang berderai menunggu detik
bagai detak jantung berdegub keras lalu lembut dan seterusnya lemah
terhenyak diantara riang tawamu dan tangis serta rengekanmu

Sebagiamana bintang semakin jauh semakin terang
Demikian Dikau semakin jauh semakin terkenang
Saat air matamu membasahi bahuku
lalu kau terdiam dengan tiba-tiba
Setelah tela-tela itu ada di genggamanmu
Tak seberapalah harganya
Tapi kerenyit kening abangmu membuat kau tertawa
berbagi adalah kebahagiaan bagimu

Detik ini kita hitung mulai saat ini
Disaat bumi bagai terbelah oleh suara yang tak kita perkenankan
Biasanya..
Diantara ketakutan dan kegiranganmu
Ada kebahagiaan dan derai tawa jika melihat memblenya bibirmu
Kemudian kau berlari mendekatiku
bergelantungalah di leherku yang dekil
karena seharian debu jalan melekat di tubuhku yang kumal
Tapi biasanya kau tak perdulikan itu

Keadaan  telah memisahkanmu
Dan takdir telah menceritakan kisahnya
Bahwa ada sesuatu yang lain yang tak pernah kita nalar
Suatu saat jika kau telah mengerti
Dan kau takkan pernah berhenti befikir
Harapanku.. hanya jika kelak kita bersua
Aku tetap orang terkasih bagimu......
Karena Kau begitu berharga dalam hidupku .. Zhef.....
Dan aku akan menemukanmu saat kau berada dibalik pintu
seperti biasanya saat ku melepaskan kelelahanku di dekapan kecilmu.
Dan juga untuk mu Fashan...
Gantikan aku dalam relung hati mereka
Meski kau tak begitu mengerti
dan jangan tanyakan "kenapa harus aku"
Tetaplah memberikan sayapmu pada Mayanfauni

1-1-13

0 komentar:

Posting Komentar